Kenikmatan cream cheese saat disantap, ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Keju krim biasanya dipadukan dalam berbagai jenis makanan bertepung, seperti roti, bagel, atau bahkan kue sponge. Teksturnya yang lembut cream cheese menjadi makanan favorit untuk pecinta dessert. Tidak cuma lezat, ada banyak kandungan nutrisi dan manfaat kesehatan yang dapat dirasakan. Namun, kebanyakan mengonsumsi krim keju berdampak buruk untuk kesehatan tubuh.

Cream Cheese

Manfaat Cream Cheese Dan Kandungan Nutrisinya

Cream cheese terbuat dari kombinasi susu dan krim. Keduanya diproses melalui pasteurisasi untuk membunuhkan mikroorganisme yang berbahaya. Kemudian, bakteri asam laktat dimasukkan, membuat keju bertekstur lebih lembut dan asam.

Melansir laman Healthline, dalam 28 gram krim keju, mengandung banyak berbagai nutrisi berikut.

protein 2 gram

kalori 99 gram
karbohidat 2 gram

serat 0 gram
lemak 10 gram

Riboflavin (vitamin B2) 5% (dalam asupan harian)

vitamin A 10% (dalam asupan harian)
Tak terlepas dari berbagai jenis nutrisinya, ketahui juga kandungan kegunaan cream cheese.

1. Memberikan Antioksidan Untuk Tubuh

Cream cheese mengandung beberapa antioksidan, yang memberi manfaat untuk melawan radikal bebas. Radikal bebas dalam tubuh dapat menyebabkaan kerusakan sel.

Antioksidan yang terdapat di dalam krim keju antara lain karoten, lutein, dan zeaxanthin. Ketiganya bekerja untuk mendukung kesehatan mata. Antioksidan berperan untuk mencegah kerusakan sel.

2. Probiotik

Probiotik dalam cream cheese memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh. Probiotik mendukung tubuh memproduksi asam lemak rantai pendek. Komponen tersebut mendukung kesehatan usus Anda dan meminimalkan peradangan pada tubuh. Misalnya saja, bakteri jenis Lactobacillus. Bakteri baik ini menstimulasi sistem pertahanan tubuh dengan melawan infeksi.

3. Sumber Vitamin A Yang Baik

Kabar baik bagi Anda pencinta dunia keju. Krim keju memberi manfaat untuk meningkatkan sistem imunitas Anda melalui kandungan vitamin A. Vitamin A dalam 28 gram krim keju juga memberikan perlindungan pada jaringan tubuh, seperti untuk kulit, paru-paru, dan usus. Vitamin A merupakan vitamin yang larut dalam lemak yang juga baik untuk kesehatan mata Anda.

Cream Cheese Dan Intoleransi Laktosa

Cream Cheese

Menurut penelitian Lactose Intolerance in Adults seperti yang dikutip di Healthline, orang dengan intoleransi laktosa dapat mengonsumsi sejumlah kecil makanan mengandung laktosa. Orang dengan intoleransi laktosa mempunyai reaksi yang berbeda. Very Well Fit merekomendasikan orang dengan intoleransi laktosa untuk tidak mengonsumsi krim keju. Meskipun 28 gram keju krim terdapat kandungan kurang dari 2 gram laktosa, Anda perlu mempertimbangkan hal ini. Konsumsi keju krim dapat memicu reaksi laktosa seperti mual, gas, kembung, kram perut, dan diare.

Makan Cream Cheese Terlalu Banyak Juga Tidak Baik

Cream Cheese

Terlalu banyak makan keju tidak mendatangkan manfaat untuk kesehatan. Justru konsumsi keju yang berlimpah dapat meningkatkan risiko diabetes, obesitas, dan gangguan kardiovaskular. Oleh karena itu, krim keju tidak dikonsumsi sebagai makanan utama. Melainkan sebagai bahan tambahan saja pada makanan Anda. Bila Anda mencari asupan protein, pilihlah makanan yang tinggi protein seperti daging, ikan, telur, kacang-kacangan, atau lentil.

Pada fakta yang dipaparkan, krim keju mengandung rendah protein dalam porsi 28 gram. Protein merupakan komponen penting untuk meningkatkan massa otot dan energi tubuh. Bukan berarti Anda menambah asupan keju untuk mencapai asupan protein harian. Pasalnya, keju mengandung tinggi lemak dan kalori. Jika dikonsumsi berlebih dapat menimbulkan efek samping kesehatan.

 

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *